Monday, June 13, 2011

Tiba di Jakarta, Wapres FIFA Temui Arifin


Wakil Presiden FIFA, Prince Ali Bin Al Hussein telah tiba di Jakarta, sore tadi, Senin, 13 Juni 2011. Agenda pertama yang dijalani Hussein di ibukota adalah makan malam dengan pengusaha Arifin Panigoro.

Dari informasi yang dihimpun , acara ini digelar di Amuz Resto Energy, Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta pukul 19.00 WIB. Keesokan harinya, Hussein juga akan bertemu George Toistutta.

Pertemuan dengan George akan digelar di Markas Besar TNI AD pada pukul 13.30 WIB. Setelah itu, Hussein juga akan menggelar makan malam dengan Kelompok 78 yang selama ini menjadi pendukung setia Arifin dan George.

Juru bicara tim sukses Arifin-Toisutta, Halim Mahfudz mengaku tidak tahu mengenai agenda Hussein di Jakarta. Begitu juga dengan agenda makan malam Hussein dengan Arifin. "Saya belum dengar soal itu," katanya.

Hingga pukul 20.15 WIB pertemuan Hussein dengan Arifin masih berlangsung. Informasi ini didapat saat menghubungi Amuz Resto Energy.

"Reservasi atas nama Pak Arifin (Panigoro) sudah ditempati. Acaranya sudah berlangsung dari tadi," kata salah seorang pegawai Amuz Resto.

Arifin dan George merupakan dua kandidat yang dilarang oleh FIFA untuk maju pada Kongres PSSI. Meski demikian, Kelompok 78 yang menjadi pendukungnya ngotot mencalonkan keduanya pada Kongres PSSI, 20 Mei lalu.

Akibat sikap ini, Kongres yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta itu berakhir deadlock. Suasana yan tidak kondusif akibat hujan interupsi memaksa Ketua Komite Normalisasi, Agum Gumelar menghentikan sidang.

Hussein tiba di Jakarta sore tadi, pukul 15.45 WIB. Kunjungan Hussein ke Indonesia awalnya untuk bertemu dengan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono. Namun pertemuan batal karena, SBY justru bertolak ke Swiss.

Hussein lalu dijadwalkan bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Andi Mallarangeng, Selasa, 14 Juni 2011. Di hari yang sama, Hussein selanjutnya akan bertemu dengan Wakil Presiden RI, Boediono.

Hussein juga dijadwalkan bertemu dengan Ketua Komite Normalisasi, Agum Gumelar. Kunjungan pria asal Yordania ini selanjutnya akan diakhiri dengan jumpa pers di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, pukul 21.45 WIB.

Posisi Indonesia saat ini sedang berada di ujung tanduk setelah PSSI dua kali gagal menggelar Kongres pemilihan anggota exco periode 2011-2015. FIFA lalu kesempatan terakhir bagi PSSI paling lambat 30 Juni 2011.

Namun batas waktu ini kembali berubah menjadi 9 Juli 2011. Bila gagal, maka Indonesia secara otomatis akan mendapat sanksi suspend dari FIFA per 10 Juli 2011. Kongres PSSI akan digelar di Solo, Jawa Tengah. (adi)

No comments:

Post a Comment