Saturday, June 18, 2011

Tekad Psps Buyarkan Mimpi Persija Goes to asia


Misi sulit harus dijalani PSPS di laga terakhir Liga Super musim ini. Bermain Stadion Gelora Bung Karno, Ahad (19/8) petang ini, PSPS harus meredam Macan Kemayoran —julukan Persija— yang berambisi merebut posisi runner-up klasemen akhir.

Seperti diketahui Persija bersaing dengan Arema Indonesia untuk merebut peringkat dua. Persija sementara berada di peringkat dua karena unggul produktivitas gol dari Arema. Kedua tim mengumpulkan nilai sama. Jadi, di laga pamungkas nanti kedua tim bertekat menang besar.

Ini jelas sinyal bahaya buat PSPS yang juga bertekad berada di peringkat 10 klasemen akhir. ‘’Kami tetap ingin mempersembahkan yang terbaik buat pendukung di laga terakhir. Minimal bisa mencuri poin. Jadi kami siap meredam Persija,’’ ujar asisten pelatih PSPS, Afrizal, saat dihubungi , Sabtu (18/6).

Untuk itu, dalam laga yang disiarkan langsung di ANTV pukul 15.30 WIB ini, pelatih PSPS, Abdul Rahman Gurning akan menurunkan semua pemain inti sejak awal. Bahkan, untuk lebih mempertajam penyerangan karena ingin mencetak gol, Gurning akan menduetkan Patrice Nzekou dengan Dzumafo Epandi Herman.

Gurning menilai Isnaini tampil di bawah form di akhir musim ini. Sementara, Nzekou tampil menawan ketika diplot menjadi striker bersama Dzumafo. ‘’Hasil latihan tadi (kemarin, red), kerja sama Nzekou dengan Dzumafo cukup bagus dan mudah-mudahan berlanjut saat lawan Persija,’’ ujar Afrizal.

Posisi gelandang kiri yang ditinggalkan Nzekou akan diisi April Hadi. Sedangkan tiga gelandang lainnya tetap dipercayakan kepada Fajar Handika, Shin Hyun Joon dan Putut Waringin Jati. Empat bek tetap Agus Cima, Dedi Gusmawan, Banaken Bossoken dan Danil Junaidi. Kiper juga tetap Fance Harianto.

PSPS memang harus mencuri poin di laga ini. Pasalnya, jika kalah maka PSPS turun ke peringkat 11 karena saat ini nilai PSPS hanya 33 sama dengan nilai Persiba yang masih menyisakan satu pertandingan lagi. Lantas adakah celah di pertahanan Persija yang bisa ditembus? ‘’Pertahanan Persija termasuk kuat karena ada pemain asingnya asal Singapura yang besar tinggi. Tapi, kalau Dzumafo main maksimal saya optimis pertahanan Persija bisa ditembus,’’ ujar Afrizal.

Bagaimana meredam serangan Persija? ‘’Kunci Ismet, Greg dan Bambang. Insya Allah kita bisa meredam Persija,’’ ujarnya.(das/*2)

No comments:

Post a Comment