Saturday, June 18, 2011

Sriwijaya vs Persela : Khawatir Kepemimpinan Wasit


Persela Lamongan sore ini (19/6) melakoni laga pemungkas di Indonesia Super League (ISL) 2010– 2011. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu meladeni tim raksasa Sriwijaya FC di Stadion Jakabaring, Palembang.

”Sebenarnya, kami tidak keder melawan Sriwijaya FC meskipun di kandang mereka sendiri. Justru yang kami khawatirkan adalah kepemimpinan wasit. Wasit bisa bertindak adil. Itu harapan kami pada pertandingan nanti,” kata pelatih Persela Subangkit dari Palembang kemarin.

Sang pengadil lapanganlah yang dijadikan kambing hitam pelatih kelahiran Pandaan, Pasuruan, tersebut saat timnya kalah oleh Persib Bandung di Stadion Jalak Harupat, Soreang, Bandung, Kamis lalu (16/6).

Menurut Subangkit, secara pertandingan, anak asuhnya tidak kalah oleh Persib. Namun, kepemimpinan wasit cenderung membela tim tuan rumah. ”Contohnya, melanggar sedikit saja, pemain kami langsung disemprit. Tapi, jika pemain Persib yang melakukan pelanggaran keras, tanpa semprit. Lihat saja, Gustavo berapa kali dilanggar keras, tapi wasit diam saja,” tuturnya.

Untuk meladeni Sriwijaya FC, Subangkit bakal merotasi pemain. Sebab, timnya tidak diperkuat dua pilar belakang, yakni stoper dari Brazil Fabiano Rossa Beltrame dan Mustafic Fakhrudin (Singapura).

Absennya dua pemain itu disiasati Subangkit dengan meminta Khomad Suharto menyusul ke Palembang. Laga Persela versus Sriwijaya FC itu bernuansa emosional bagi stoper Charis Yulianto dan wing back Slamet Riyadi. Sebelum bergabung di Persela, mereka merumput di Sriwijaya FC.

”Kami mungkin akan bermain dengan mengandalkan perang di lini sayap. Sebab, kami mendengar bahwa bebe rapa pemain tuan rumah mengalami cedera. Kabarnya, Ridwan dan Jufri Yus absen karena akumulasi kartu kuning,” tuturnya.

Untuk mencuri gol di kandang Sriwi jaya, Subangkit mengisyaratkan hanya memasang seorang striker, yakni Zulham M. Zamrun. Namun, tidak ter tutup kemungkinan dia juga menu run kan Aris Alfiansyah.

”Ada stra tegi khusus yang sudah kami persiapkan. Tapi, kembali lagi, kami sangat meng ha rapkan kepemimpinan wasit yang adil,” terang dia.

Sementara itu para punggawa Sriwijaya FC ingin menutup kompetisi ISL 2010/2011 dengan hasil manis. Karena itu tim berjuluk Laskar Wong Kito tersebut tidak mau kecolongan poin (seri atau kalah) saat menjamu Persela Lamongan pukul 15.30 WIB nanti.

’’Kami akan berusaha main semaksi mal mungkin untuk bisa meraih poin pe nuh. Meski pun begitu kami tetap tidak boleh meremehkan kekuatan lawan. Kami tetap harus bekerja keras dan bermain serius,’’ kata striker Keith Jerome ”Kayamba” Gumbs kepada wartawan ke marin, (18/6). (idi/mg42/c11/ko)

No comments:

Post a Comment