Thursday, June 16, 2011

Persiwa vs Semen Padang = 0-0 ,Dijauhi Dewi Fortuna


Keberuntungan benar-benar tak berpihak pada Semen Padang (SP), saat bertanding di markas Persiwa Wamena, Kamis (16/6) malam. Sempat menguasai pertandingan, dan memperoleh delapan peluang emas, tapi tidak ada satupun yang menjadi gol. "Kabau Sirah" harus puas bermain imbang 0-0.

Hasil ini membuat peluang Semen Padang meraih posisi kedua atau lolos ke Piala AFC musim depan semakin berat. Walaupun secara matematis peluang masih terbuka, tapi dengan poin 47 sekarang, SP dituntut harus menang di laga terakhir melawan Persipura Jayapura, Minggu (19/6) di Jayapura.

Tapi kemenangan saja belum menjamin SP akan duduk di peringkat dua dan lolos ke Piala AFC. Kemenangan atas Persipura itu harus disertai kekalahan dua pesaing diatas SP, yakni Persija Jakarta dan Arema Indonesia dalam laga terakhir mereka.

Persija dan Arema saat ini menduduki posisi dua dan tiga, dan sudah mengantongi nilai 49. Diprediksi dalam laga terakhir mereka, Persija dan Arema akan mampu menang, karena akan memainkan laga pamungkas di kandang sendiri. Situasi inilah yang membuat peluang SP menjadi amat berat.
Walaupun demikian, dengan capaian sejauh ini, dimana SP bisa bersaing di papan atas Superliga hingga akhir kompetisi, sudah menjadi prestasi tersendiri bagi SP, yang hanya tim promosi di kompetisi kasta tertinggi Indonesia itu.

Satu angka dibukukan SP saat bentrok kontra Persiwa, juga pantas menjadi catatan khusus, mengingat tak banyak tim yang mampu meraih angka di Wamena. Perjuangan pasukan Nil Maizar di kandang skuad Badai Pegunungan tersebut tergolong luar biasa.

Bahkan, seandainya Ellie Aiboy dkk tidak dijauhi "Dewi Fortuna", seharusnya SP bisa menang. Sedikitnya delapan peluang emas tercipta bagi Kabau Sirah. Tiga diantaranya semestinya sudah 90 persen gol, namun gagal di konversikan striker Edward Wilson Junior menjadi gol.

"Memang menyesakan dada, karena sebenarnya kita berpeluang untuk menang. Tapi hasil 0-0 ini tetap harus kita syukuri. Perjuangan anak-anak sepanjang 90 menit saya pujikan. Mereka tak kenal lelah berjuang. Terima kasih kepada pemain, kita hanya tidak beruntung hari ini" ungkap Nil Maizar saat dihubungi usai laga, Kamis malam.

Diakui Nil Maizar, timnya memang mendapat tekanan hebat dari kubu tuan rumah, terutama di babak kedua. Tapi disiplinnya lini belakang belakang, membuat gawang SP terhindar dari kebobolan.

Sebaliknya, lini tengah dan lini depan SP mampu bermain taktis, dan melahirkan sejumlah peluang emas. ""Dari catatan saya ada delapan peluang. Tiga dari Edward yang sudah berhadapan dengan penjaga gawang Persiwa, kemudian dua dari Suheri Daud dan tiga dari Esteban Vizcarra. Tapi itulah sepakbola, saya tetap bangga dengan perjuangan anak-anak selama 90 menit,"imbuh Nil.

Soal kans timnya ke depan, Nil Maizar tetap optimis, walaupun diakuinya amat berat untuk menggeser Persija atau Arema dari peringkat dua dan tiga. Dia juga tak bisa mengenyampingkan Sriwijaya FC, yang kini juga berpeluang besar menggeser SP ke peringkat lima.

Karena dalam laga Kamis sore, Sriwijaya FC menang 1-0 atas Deltras, sehingga tim asal Palembang yang masih menyimpan satu laga kandang melawan Persela Lamongan itu hanya terpaut dua angka dibawah SP dengan 45 angka. "Apapun kondisinya, kita akan tetap berjuang hingga kompetisi benar-benar selesai. Setelah itu baru akan dapat dipastikan dimana posisi kita."kata Nil mengakhiri.(gk-33)

No comments:

Post a Comment