Wednesday, June 15, 2011

Perang Bintang ISL Diundur


Perang Bintang Indonesia Super League (ISL) musim 2010/2011 direvisi.Kick-off laga yang mempertemukan pemain terbaik di kompetisi tertinggi sepak bola Tanah Air itu molor tiga hari.

Revisi penyelenggaraan Perang Bintang dilakukan PT Liga Indonesia. Kick-off positif dilaksanakan 29 Juni mendatang.Sebelumnya penyelenggaraan Perang Bintang digelar 26 Juni dengan venue Stadion Mandala,Jayapura. Agenda tersebut akan mempertemukan juara Persipura Jayapura dengan kumpulan pemain terbaik ISL. Manajer TI dan Komunikasi PT Liga Indonesia Azwan Kharim mengungkapkan, revisi laga Perang Bintang positif dilakukan.

”Pelaksanaan Perang Bintang mundur 29 Juni.Kami harus mempertimbangkan banyak hal,”ungkapnya, kemarin. Perubahan waktu laga tersebut karena harus menyesuaikan kebutuhan sponsor. Selain sepak bola,sponsorship utama ISL juga harus menyelenggarakan Kejuaraan Bulu Tangkis Indonesia Terbuka mulai 21–26 Juni 2011.

Azwan menambahkan,Perang Bintang tetap digelar di Stadion Mandala.”Perubahan ini murni mengakomodasi kepentingan dari sponsor.Perubahan tersebut secara umum tidak terlalu berpengaruh. Sebab,laga itu tetap digelar di Jayapura. Kami akan memberikan konfirmasi resmi dalam waktu dekat,”lanjutnya.

Liga rencananya akan memberikan keterangan resmi terkait kondisi terakhir Perang Bintang pada 17 Juni nanti.Bukan hanya klarifikasi,mereka juga akan melakukan launching kostum khusus yang akan digunakan dalam Perang Bintang. Azwan mengatakan pengumuman pemain akan dilakukan tiga hari setelah klarifikasi resmi.Liga sebelumnya sudah merilis 63 nominator tim Bintang ISL.

Sriwijaya FC tercatat sebagai tim ISL penyuplai terbesar dengan 11 nama.Persija hanya mengirimkan tujuh nama,di antaranya Agu Casmir,Bambang Pamungkas, Greg Nwokolo,Oliver Makor,Ismed Sofyan, M Ilham,dan Syamsul Chaeruddin. ”Kepastian nama pemain baru dirilis 20 Juni.Tapi,finalisasi ofisial dilakukan tiga hari sebelumnya.

Tapi,kami saat ini belum bisa memberikan jumlah SMS dukungan bagi pemain yang masuk.Ada trouble pada repport-nya,tapi bukan sistem,”kata Azwan. Sementara itu,Perwakilan PT Djarum Fatih Chabanto mengatakan permintaan perubahan waktu laga Perang Bintang sebelumnya sudah dilakukan.Sebab,sponsor belajar pada musim kompetisi 2005 saat Divisi Utama masih menjadi kasta tertinggi.

Gema final Divisi Utama menjadi berkurang karena harus bersaing dengan event bulu tangkis. ”Kami memang minta perubahan jadwal, tapi sifatnya tidak memaksa. Pelaksanaan menjadi tidak maksimal saat dua event besar berjalan hampir bersamaan.Kondisi sudah terjadi pada 2005,”tandasnya. ●wahyu argia

No comments:

Post a Comment