Tuesday, June 14, 2011

Konflik Internal Arema, Aremania Dibuat Bingung


Aremania sebagai suporter fanatik Arema saja mengaku bingung apalagi orang tak tak banyak tahu soal kondisi Arema. Saat M Nur menemukan uang bayar gaji pemain, malah diberhentikan sementara oleh pengurus Arema yang dimotori Pengawas Yayasan Arema, Bambang Winarno.

Dalam jumpa pers yang digelar di kantor Arema di Jl Sultan Agung, Kota Malang, Selasa (14/06/2011), salah satu Korwil Aremania Dinoyo I'in menyampaikan, bahwa Aremania dibuat bingung. "Aremania malah dibuat bingung dengan kondisi saat ini," akunya saat menyampaikan pertanyaanya ke Bambang Winarno.

Menurut I'in, pihaknya juga hadir dalam pertemuan antara pemain dengan M Nur serta Eddy Rumpoko di pendopo Kota Baru Senin (13/06/2011) malam. "Semua gaji pemain sudah dibayar oleh M Nur. Sementara pihak pengurus menilai hal itu tidak benar, dan M Nur diberhentikan. Siapa yang harus diikuti Aremania itu?" tanya I'in saat itu.

Bambang menjelaskan, bahwa sebelumnya Pembina dan pengurus sudah menyepakati bahwa Bakrie Grup yang siap mengelola Arema, seharusnya M Nur tak mengalihkan dan tak bertindak sendiri soal tersebut. "Semua pengurus kaget mendengar keputusan M Nur telah membayar gaji pemain dan siap melunasi utang Arema dengan pak Eddy Rumpoko itu," katanya.

Jadi katanya, Aremania sudah paham sendiri, bahwa yang akan mengelola Arema adalah Bakrie Grup. Selain Bakrie grup sudah membantu Arema sejak lama, Pengurus Yayasan pun sudah sepakat dengan Bakrie grup.

"Jadi, uangnya kalau memang betul dibayar ke pemain, nantinya akan diganti oleh pengurus. Soal penggantinya M Nur, setelah 21 hari nanti kalau surat saya ini disetujui oleh Pembina Yayasan Arema," tegas Bambang.

Sementara itu, menurut Abriadi Muhara, selaku panpel Arema mengatakan, pihaknya juga mengaku kanget mendengar M Nur bertemu pemain dan membayar gaji dari dana yang dimotori oleh Eddy Rumpoko itu. "Saya saat itu ada di Surabaya, saya tak bisa berbuat apa-apa," katanya. [ain/kun]

No comments:

Post a Comment