Saturday, June 18, 2011

Dua Bulan Gaji Pemain Arema Dibayar


Jelang laga terakhir kompetisi Indonesia Super league (ISL) musim ini, Arema lawan Bontang FC, Minggu (19/06/2011) di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pemain Arema mendapat rejeki.

Gaji pemain selama 2 bulan, dibayar manajemen Arema. Pembayaran gaji pemain itu untuk 2 bulan. Sisanya, 1 bulan belum dibayar.

Pembayaran gaji pemain itu disampaikan langsung Pembina Yayasan Arema, Rendra Krisna, di kantor Arema, di Jl Sultan Agung, Kota Malang, Sabtu (18/06/2011) malam. "Gaji pemain sudah saya bayar 2 bulan, nilainya Rp 2,2 miliar lebih," katanya.

Nilai gaji pemain dari seluruhnya, dalam perbulannya Rp 1,1 miliar, jadi total selama 2 bulan Rp 2,2 miliar. "Adapun sisa gaji selama 1 bulan, akan saya bayar, setelah saya pulang dari Umroh. Namun dengan syarat, pemain harus mengembalikan uang dari pihak asing yang diterimanya di Kota Batu itu, melalu Pak Nur," katanya.

Kalau tidak dikembalikan, kata Rendra, sisa gaji pemain tak bisa dilunasi. "Pokoknya harus dikembalikan uang dari pihak asing tersebut. Kalau dikembaliakn sisa gaji akan dilunasi," tegasnya.

Sebelumnya, seluruh pemain sudah menerima uang gaji dari M Nur, Ketua Yayasan Arema, di Pendapa Kota Batu, Senin (14/06/2011) disaksikan Eddy Rumpoko.

Uang tersebut, kata Eddy saat itu, adalah uang kepedulian dari para pengusaha asal Malang, yang sukses di Jakarta dan di Kalimantan. Uang dari M Nur saat itu, senilai Rp 10 miliar untuk bayar gaji pemain, pelatih dan hutang Arema.

Ditanya dari mana uang untuk bayar gaji pemain tersebut? Rendra menjelaskan, uang untuk bayar gaji pemain itu dari uang pribadi dirinya dan Iwan Kurniawan. "Itu uang pribadi saya dan Pak Iwan Kurniawan," jawabnya.

Apa uang itu adalah hutang Arema? "Jelas itu hutang. Karena Arema itu adalah lembaga. Jadi, uang saya dan pak Iwan, sudah ratusan miliar ada di Arema. Saya tak pernah memikirkan hal itu," katanya tegas. [ain/kun]

No comments:

Post a Comment