Saturday, June 18, 2011

Arema v Bontang FC : Tak Sekadar Menang


Menang dan menang dengan skor besar menjadi target skuad Arema Indonesia pada laga pamungkas Indonesia Super Liga (ISL) musim ini. Tepatnya, saat Zulkifli Sukur dkk ditantang tamunya Bontan FC Kalimantan Timur di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, sore ini. Target ini wajib dipenuhi demi membuka asah mengakhiri kompetisi ini dengan predikat runner up ISL.
Pelatih Arema Indonesia, Miroslav Janu mengaku, timnya butuh menang besar sebagai syarat untuk finish di peringkat dua klasemen akhir. Pasalnya, jumlah produktifitas gol Arema kini masih berselisih dua gol lebih sedikit dengan Persija Jakarta yang menasbihkan bertengger di peringkat dua klasemen sementara. Nilai kedua tim, antara Arema dan Persija sama-sama 49 poin dari 27 laganya.
‘’Main untuk poin, kita coba lagi. Strategi, setiap pertandingan rumah, Arema selalu offensive, tidak berubah. Nanti lihat skor Persija, kita coba maksimum. Kita juga akan lihat skor disana (Gelora Bung Karno Jakarta, Red),’’ terangnya usai mendampingi tim latihan terakhir lawan Bontang FC di Stadion Gajayana, pagi kemarin. Di waktu yang sama, Persija akan melakoni laga home menjamu PSPS Pekanbaru.
Selain fokus hadapi Bontang FC, Arema berharap Persija terjegal dari lawannya yang diketahui baru kena hukuman komisi disiplin PSSI dengan kalah walk out (WO) dari Persiwa Wamena, karena gagal menggelar laga homenya itu.
Selain itu, Miro, sapaan akrab pelatih asal Ceko ini menyebut, pihaknya akan terus mengupdate skor Persija. Sebab, jika Macan Kemayoran cetak satu gol ke gawang PSPS, maka timnya harus cetak empat gol demi terus mengejar keunggulan produktifitas gol, begitu juga seterusnya. Hanya saja, jala gawang Arema haram hukumnya kebobolan oleh Bontang agar tidak sampai menambah beban mereka mengejar Persija.
‘’Kalau Persija cetak satu gol, kita harus cetak empat gol. Kalau mereka cetak dua gol, kita harus cetak lima gol. Untuk Bontang, 23 Juni mereka main lawan Persidafon di play off ISL, dekat sekali. Kita akan lihat dulu, mereka prioritas lawan kita atau main di play off untuk tetap stay di ISL,’’ tegas Miro.
Terpisah, kubu Bontang FC sepertinya dalam posisi sulit. Sore ini, mereka terkonsentrasi melakoni laga tandang dijamu tuan rumah Arema Indonesia di Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Disatu sisi, Emile Mbamba dkk juga harus terkonsentrasi bersiap diri hadapi babak play off ISL lawan Persidafon Dafonsoro yang akan digeber di Stadion Kanjuruhan, 23 Juni mendatang.
Pelatih Bontang FC, Fachri Husaini mengatakan, timnya akan tetap menyelesaikan kompetisi ISL dengan maksimal. Meski apapun yang akan menjadi hasil pertandingan dari laga away timnya lawan Arema, sudah tidak lagi mempengaruhi posisi Bontang FC yang akan tetap bermain di babak play off ISL.
‘’Bermain untuk menang itu tetap merupakan tuntutan saya. Artinya, jangan kita nodai sepakbola ini, misalkan dengan pengaturan skor. Meskipun saya tidak memberikan prioritas kepada pertandingan play off, bahwa besok (hari ini, Red.) lawan Arema saya akan prioritaskan pemain yang sebelumnya tidak main,’’ terangnya usai mendampingi timnya jajal lapangan Stadion Kanjuruhan, pagi kemarin.
Mantan kapten timnas Indonesia ini mengaku, Bontang FC respek dengan Arema yang bertekad mengejar kemenangan besar demi mengejar runner up ISL musim ini.
Namun, Fachri menegaskan, timnya akan memberikan perlawanan demi mewujudkan ambisi menang, dan kalau bisa menang dengan skor besar. Meski tim memiliki pertandingan yang lebih penting yakni harus kalahkan Persidafon untuk bisa tetap berkiprah di ajang ISL musim depan.
‘’Arema merupakan tim bagus, mereka bekas jawara musim lalu. materi pemainnya juga tidak banyak berubah, dukungan dari suporternya juga cukup luar biasa. Saya kira sebenarnya mereka seharusnya layak untuk bersaing di perebutan juara I,’’ terangnya.
Dia menekankan, jika timnya mainkan pemain yang selama ini jarang main, tidak berarti mereka mengalah. Pasalnya, saat lawan Persipura, 16 Juni silam, para pemainnya tersebut tampil ciamik dan Bontang FC sukses menahan imbang 1-1 sang juara bertahan di Bontang. (poy/avi)

No comments:

Post a Comment